Desa Lingkok Busu merupakan salah satu wilayah permukiman di kawasan pesisir Aceh yang terbentuk secara bertahap melalui proses perkembangan masyarakat setempat. Pada awalnya, desa ini dihuni oleh masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan karena letaknya yang dekat dengan perairan, sehingga aktivitas nelayan menjadi mata pencaharian utama. Seiring waktu, masyarakat mulai memanfaatkan lahan darat untuk kegiatan pertanian dan perkebunan sebagai sumber penghasilan tambahan. Pertumbuhan jumlah penduduk kemudian mendorong berkembangnya permukiman yang lebih teratur serta memperkuat interaksi sosial yang ditandai dengan nilai gotong royong dan kebersamaan. Selain itu, perkembangan Desa Lingkok Busu juga dipengaruhi oleh peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas yang memudahkan hubungan dengan wilayah lain, sehingga membawa perubahan menuju kehidupan yang lebih modern tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya lokal yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat.